Minggu, 08 Juni 2014

FAKTA di seputar Stroke dan serangan JANTUNG

Stoke dan serangan jantung telah manjadi momok bagi masyarakat kita dewasa ini. Penderita stroke (dan serangan Jantung) semakin banyak bermunculan, dan berasal dari berbagai kalangan, baik kalangan atas, menengah maupun kalangan ‘bawah’.


Selama ini, yg dicurigai sebagai penyebab stroke adalah adanya kandungan lemak jahat  (LDL dan Trigliserida) dalam  darah kita.  Pendapat tersebut ADA benarnya.


Namun dalam kenyataannya, lemak jahat bukanlah penyebab langsung dari terjadinya Stroke dan serangan Jantung. Penyebab langsung dari  Stroke dan serangan Jantung justru karena adanya ‘plak’, yakni endapan lemak jahat tadi yang menempel  pada dinding pembuluh darah kita.
Dengan adanya ‘plak’ tadi, maka laju aliran darah menjadi melambat, karena ‘jalan’ yang harus dilaluinya menjadi lebih sempit. Karena kebutuhan sirkulasi darah dari seluruh torgan di tubuh kita tidak dapat dikurangi, maka ‘terpaksa’ lah jantung bekerja lebih keras untuk memompa agar darah yang mengalir dapat memenuhi kebutuhan darah seluruh organ tubuh kita. Kondisi ini (jantung yang bekerja keras) pada jangka panjang menyebabkan  tekanan darah menjadi meningkat. Inilah yang kita kenal dengan TEKANAN DARAH TINGGI atau HIPERTENSI.

Pada saat yg sama, jika tekanan darah relatif meninggi, sedang pada sisi lain ‘jalan’ aliran darah menjadi menyempit karena timbunan plak tadi, sangat mungkin aliran darah yang dipompa dengan tekanan yang tinggi tadi akan mendesak dinding pembuluh darah, dan dapat menyebabkan pecahnya dinding pembuluh darah. Dan jika yang mengalami pecah pembuluh darah tadi adalah pembuluh darah menuju otak,  inilah yang  kita kenal dengan kondisi STROKE.


Selama ini orang beranggapan bahwa menekan lemak jahat dalam darah (LDL dan Trigliserida) adalah langkah pencegahan terhadap Stroke dan serangan Jantung. Hal tersebut dapat dibenarkan. Masalahnya, jika dalam pembuluh darah Anda sudah terjadi penimbunan plak tadi, maka menekan lemak jahat dalam ALIRAN darah bukanlah langkah yang paling tepat untuk menekan risiko Stroke dan  serangan jantung.

(Catatan: gejala awal terjadinya penyempitan pembuluh darah adalah 1. Anda sering merasa (mudah) kesemutan, baik di kaki maupun di tangan, dan 2. Sering merasa sakit kepala (pening), 3. Merasa nyeri di dada sebelah kiri, 4. Tiba-2 merasa sesak / sulit bernafas).

Yang LEBIH TEPAT Anda lakukan jika sudah terjadi penyempitan pembuluh darah karena timbunan plak adalah menghancurkan atau mengikis plak pada pembuluh darah tadi. 

Bagaimana caranya? Klik https://www.facebook.com/obatmata.slutena/media_set?set=a.298652056978310.1073741836.100005005544655&type=3
atau https://www.facebook.com/obatmata.slutena/media_set?set=a.291926000984249.100005005544655&type=3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar